Senin, 26 Sep 2022
  • Selamat Datang di Website Resmi SD N Trayeman 03

Aksi Nyata! Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar

 

Oleh : Feri Dianto, S.Pd

MODUL 1

MENGENALI DAN MEMAHAMI DIRI SEBAGAI PENDIDIK

MENGENALI DIRI DAN PERANNYA SEBAGAI PENDIDIK

Menurut Ki Hajar Dewantara, Manusia Merdeka adalah manusia yang bersandar pada kekuatan diri baik lahir maupun batin, tidak tergantung pada orang lain. Penting bagi murid untuk mengenal diri, berdaya untuk menentukan tujuan dan kebutuhan belajar murid yang relevan dan kontekstual terhadap diri dan lingkungannya agar menjadi pribadi yang mandiri dan merdeka.

Dasar-dasar Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara, yaitu Pendidikan adalah segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya, baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat. Salah satu langkah awal kita sebagai pendidik adalah bagaimana memaknai dan menghayati pribadi kita sebagai manusia yang merdeka untuk terus belajar.

MODUL 2

MENDIDIK DAN MENGAJAR

PENDIDIKAN SELAMA SATU ABAB

Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan yang sesuai dengan bangsa kita adalah pendidikan yang humanis, kerakyatan, dan kebangsaan. Pemikiran tersebut adalah gagasan yang melampaui zamannya, dimana beliau hidup dan masih relevan hingga sekarang ini.

Selain pendidikan kecerdasan atau keterampilan berpikir, pendidikan kultural yaitu pendidikan yang berdasarkan garis bangsa dan budaya. Misalnya dengan menghargai proses belajar murid, merayakan setiap pencapaian pembelajarannya, dan sesuai dengan kompetensi sangat dibutuhkan oleh murid.

MODUL 3

MENDIDIK DAN MENGAJAR

KODRAT MURID

Kodrat keadaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dasar pendidikan murid. Kodrat keadaan terdiri dari dua hal yaitu kodrat alam dan kodrat zaman.

Kodrat alam adalah dasar pendidikan murid yang berkaitan dengan sifat dan bentuk lingkungan dimana mereka berada.

Guru berperan sebagai penghubung murid dengan sumber-sumber belajar yang ada disekitar murid atau di sekolah maupun dengan sumber-sumber belajar digital yang mengaitkan setiap materi dengan konteks di mana murid hidup.

Pembelajaran kontekstual dan peran guru sebagai penghubung sangat dibutuhkan murid karena itu akan membantu mereka menguatkan kekuatan-kekuatan kodratnya.

Kodrat zaman adalah bagian dasar pendidikan murid yang berhubungan dengan isi dan irama. Isi dan irama pendidikan bergerak dinamis sesuai dengan perkembangan zaman.

MODUL 4

MENDIDIK DAN MELATIH KECERDASAN BUDI PEKERTI

BUDI PEKERTI

Budi pekerti atau yang disebut watak diartikan sebagai bulatnya jiwa manusia yang merupakan hasil dari bersatunya gerak pikiran, perasaan, dan kehendak, atau kemauan sehingga menimbulkan suatu tenaga. Budi pekerti juga dapat dimaknai sebagai perpaduan antara cipta (kognitif) dan rasa (afektif) sehingga menghasilkan karsa (psycho motoric).

Sebagai pendidik, di sekolah ikut turut serta berperan membantu murid untuk menemukan kecerdasan budi pekerti dengan tuntunan dan teladan yang sesuai dengan kebutuhan murid. Seseorang yang mempunyai kecerdasan budi pekerti akan senantiasa memikirkan, merasakan, dan mempertimbangkan setiap perilaku yang ditampilkannya.

MODUL 5

PENDIDIKAN YANG MENGANTARKAN KESELAMATAN DAN KEBAHAGIAAN

MENCIPTAKAN LINGKUNGAN PEMBELAJARAN TERBAIK MURID

– Guru membimbing dan mendampingi murid dalam proses belajarnya.

– Perlu kerjasama dan kolaborasi antara keluarga, sekolah dan masyarkat mewujudkan lingkungan pembelajaran yang optimal bagi murid.

– Pendidikan bukan hanya tanggungjawab guru di sekolah.

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR